Menambah Saluran TV di Receiver
Bagi narablog yang tinggal di pulau Jawa dan kota-kota besar
yang sudah ada saluran transmisi dari teve swasta nasional, postingan
ini mungkin tidak ada gunanya. Berbeda halnya seperti kami-kami yang
tinggal diluar Jawa jauh dari perkotaan yang untuk menangkap siaran teve
harus melalui parabola tentu berbeda.
Tulisan berjudul melacak, mencari posisi satelit yang saya post di blog wordpress.com masih sering dibaca pengunjung. Padahal tulisan itu sudah saya tulis tahun 2008 lalu. Beberapa masih menanyakan tentang cara menambah channel pada receivernya karena berbagai alasan. Kebanyakan masih kesulitan menggunakan tabel yang ada di situs lyngsat.com. Memang tabel yang tersedia menyajikan banyak data, namun hanya beberapa saja yang kita pakai.
Baiklah kali ini saya simulasikan menambah channel TV dengan receiver matrix. Untuk receiver merek lain prinsipnya sama, kata kuncinya adalam menambah saluran, menambah transponder, edit channal dan sejenisnya. Chanel yang ditambah adalah pada tv yang terdapat pada satelit PALAPA. gambar di atas itu untuk mengisi parameter saluran teve yang saya shoot dari lyngsat.com
Langkah menambah saluran melalu remote control receiver
1. masuk ke menu – buat saluran – OK
2. kolom satelit : sesuaikan nama satelit ( pilih palapa c2)
3. kolom TP (transponder) : naik turunkan untuk menempatkan pada nomor yang sesuai atau boleh diabaikan.
4. kolom frekuensi : tersedia lima digit, karena umumnya frekuensi 4 digit, digit pertama diisi nol. tekan tombol OK dulu untuk mulai mengisi
5. kolom nilai simbol : ambil nilai symbolrate
6. Polaritas : pilih H untuk horisontal dan V untuk vertikal,
7. kolom cari : ada pilihan semua untuk semua teve termasuk yang diacak, BEBAS untuk teve yang FTA (free to Air), sebaiknya pilih bebas saja.
8. Sebelum menekan tombol OK pada pilihan BEBAS, perhatikan kualitas sinyal di bawah tabel, biasanya kalau dibawa 20% saluran tidak akan ditemukan, coba cek apakah parameternya sudah benar sebelum menekan tombol OK
Tabel buat saluran
Kekuatan :………………………………………………………………..90%
Kualitas : …………………39%
Bar sinyal menunjukkan 90% kekuatan adalah sinyal LNB, yang menunjukkan LNB masih bekerja dengan baik, bukan kualitas sinyal
Monetize Your Site
Tulisan berjudul melacak, mencari posisi satelit yang saya post di blog wordpress.com masih sering dibaca pengunjung. Padahal tulisan itu sudah saya tulis tahun 2008 lalu. Beberapa masih menanyakan tentang cara menambah channel pada receivernya karena berbagai alasan. Kebanyakan masih kesulitan menggunakan tabel yang ada di situs lyngsat.com. Memang tabel yang tersedia menyajikan banyak data, namun hanya beberapa saja yang kita pakai.
Baiklah kali ini saya simulasikan menambah channel TV dengan receiver matrix. Untuk receiver merek lain prinsipnya sama, kata kuncinya adalam menambah saluran, menambah transponder, edit channal dan sejenisnya. Chanel yang ditambah adalah pada tv yang terdapat pada satelit PALAPA. gambar di atas itu untuk mengisi parameter saluran teve yang saya shoot dari lyngsat.com
Langkah menambah saluran melalu remote control receiver
1. masuk ke menu – buat saluran – OK
2. kolom satelit : sesuaikan nama satelit ( pilih palapa c2)
3. kolom TP (transponder) : naik turunkan untuk menempatkan pada nomor yang sesuai atau boleh diabaikan.
4. kolom frekuensi : tersedia lima digit, karena umumnya frekuensi 4 digit, digit pertama diisi nol. tekan tombol OK dulu untuk mulai mengisi
5. kolom nilai simbol : ambil nilai symbolrate
6. Polaritas : pilih H untuk horisontal dan V untuk vertikal,
7. kolom cari : ada pilihan semua untuk semua teve termasuk yang diacak, BEBAS untuk teve yang FTA (free to Air), sebaiknya pilih bebas saja.
8. Sebelum menekan tombol OK pada pilihan BEBAS, perhatikan kualitas sinyal di bawah tabel, biasanya kalau dibawa 20% saluran tidak akan ditemukan, coba cek apakah parameternya sudah benar sebelum menekan tombol OK
Tabel buat saluran
| Satelit | Palapa c2 | ||
| TP | 2/10 | ||
| Frekuensi | 00000 | ||
| Nilai simbol | 00000 | ||
| Polaritas | H | ||
| Cari | Bebas | ||
|
Tambah TP
|
|||
Kualitas : …………………39%
Bar sinyal menunjukkan 90% kekuatan adalah sinyal LNB, yang menunjukkan LNB masih bekerja dengan baik, bukan kualitas sinyal
Monetize Your Site
Leave a Reply
BannerDirektori Blog Guru Indonesia
<a
href="http://www.budies.info/ide-ide/direktori-blog-guru-indonesia.html"
target="_blank"><img
src="http://www.budies.info/wp-content/uploads/2011/04/blogguruIndonesia.jpg"
alt="" width="121" height="50" /></a>
KATEGORI
jejak pembaca
- Septa on Operator DAPODIK Pindah
- budies on Cari Weton
- kimbut on Cari Weton
- budies on Cari Weton
- septy on Cari Weton
- MA 1 Annuqayah on Operator DAPODIK Pindah
- Puput_nice on Cari Weton
- supardi on Operator DAPODIK Pindah
- evi tamala,S.Pd.I on Operator DAPODIK Pindah
- antokoe on Puisi titrasi









receiver sekitar 250-300rb
budies telah menulis..Ayo ngeblog: Aku Nonblok
1. Parabola punya saya itu bisa menangkap siaran2 dr satelit Palapa D, Telkom 1, AsiaSat3. Apa ini yg dimaksud pake LNB lebih dr 1 karna bs menyimpan channel2 di atas?Apa bisa salah 1 satelit itu saya ganti atau menambah dg satelit lain sprti Thaicom misalnya.Gimana caranya?
2. Beberapa hari ini banyak channel2 yg ilang. Tukang servisnya dipanggil gk dtg2. Apa bisa saya mengatasi sendiri?Bagaimana caranya?.
Terima kasih sebelumnya.
1. menggerakkan disk mengikuti posisi satelit
a. pakai rotator /pabrikan
b. pakai cara manual, seperti pada tulisan http://budies.wordpress.com/2009/03/30/mencari-satelit-tv-cara-sms/
atau http://budies.wordpress.com/2008/06/12/mencarimelacak-posisi-satelit/
2. menambah LNB(posisi disk tetap), seperti pada http://budies.wordpress.com/2010/01/02/setting-satelitte-disk-to-watch-the-fifa-2010-world-cup-with-lnb-doggy-style/
untuk cara ke-2 ini biasanya hanya untuk satelit palapa dan telkom
untuk baca-baca yang lain bisa buka tulisan saya http://budies.wordpress.com/category/parabola/
budies telah menulis..Filtrasi – Aerasi Air Gambut